Posts Tagged ‘ Personal ’

Ketika Galau Melanda

Lagi-lagi saya galau… Ini sudah seringkali terjadi…

Bagi yang belum tau galau, itu adalah perasaan bimbang dan tak tahu mesti bagaimana. Biasa disebabkan oleh cinta yang bertepuk sebelah tangan, maupun hal lain seperti belum dapat tempat kuliah, dll.

Ntar aja postingannya :ngacir2

Advertisements

IM Telkom atau UI?

Sedang dilanda kebingungan nih… Saya harus memilih diantara 2 pilihan: Hukum UI dan Manajemen IM Telkom. Dua-duanya pilihan yang bagus, namun orang tua saya memaksa agar saya memilih Manajemen IM Telkom. Kalau buat saya sih, sebenarnya saya tak terlalu suka hukum, jadi kemungkinan memang hukum tak diambil. Dapet Hukum UI lewat jalur SIMAK sebagai pilihan kedua. Pilihan pertamanya HI dan ga dapet…

Padahal saya mengharapnya HI, sesuai harapan ibu dan bapak saya, tapi karena dapet hukum, jadinya ga jadi diambil. Kecewa sih, tapi kalo buat saya ya kuliah di mana aja boleh, asal sesuai minat, bakat dan restu orang tua. Dengan ini saya mengucapkan sayonara pada Hukum UI…

Hasil UN 2010

Penulis deg-degan nih menanti hasil UN 2010. Apakah ane termasuk yang lulus tanpa perlu mengulang?

Kita semua tahu UN adalah standar penentu kelulusan dari sejak zaman dahulu kala. Selain itu, masih ada US dan Ujian Praktek. Tapi tentu saja yang paling utama adalah UN. Apabila telah lulus UN rasanya lega sekali.

Hasil UN dapat diakses pada tanggal 26 April 2010 melalui web sekolah. Sekolah ane, yakni SMAN 6 dapat melihat pengumuman lewat http://www.sman6jkt.web.id , mungkin sekolah lain juga dengan metode yang sama, tetapi ada juga dengan metode lain yaitu melalui SMS. Dengan biaya Rp 2000 belum termasuk PPN, siswa dapat mengecek kelulusan nya. Formatnya yakni UN(spasi)No. Peserta kirim ke 3477.

Sekian dulu, Insya Allah akan saya update lagi dengan berita lainnya…

Update: Di sekolah saya, yang tidak lulus UN ada 10 siswa, 8 anak IPA dan 2 anak IPS. Sedangkan yang tidak lulus UAS (Ujian Akhir Sekolah) ada 77 orang… Alhamdulillah saya sendiri lulus. Semoga Allah memberi kesempatan kedua bagi yang tidak lulus UN melalui UN ulangan…

SIMAK UI

Gan, akhirnya SIMAK UI selesai juga dijalani. Tinggal tunggu pengumuman. Walaupun saya agak kesulitan mengerjakan, Insya Allah saya dapat salah satu jurusan yang saya inginkan di SIMAK UI.

Soalnya saya pikir susah banget. Saya ga habis pikir kenapa soalnya bisa sesulit itu. Entah saya yang kurang pengetahuan atau emang soalnya susah, ga tau deh. Saya dapat soal Kemampuan Dasar dengan kode 306 dan Kemampuan IPS dengan kode 906. Pada soal Kemampuan Dasar, saya merasa kesulitan mengerjakan soal matematika dasar. Soal yang tak terbayangkan akan keluar malah keluar. Sedangkan yang saya harap menjadi tambang nilai malah ga keluar. Tapi Insya Allah bisa ditutupi dengan bahasa indonesia dan bahasa inggris. Nah, di Kemampuan IPS inilah saya hancur. Soalnya benar-benar sulit. Mungkin yang ga kuat iman dah bunuh diri kali ya?

Saya mendapat tempat SIMAK UI di SMKN 8. Sekolahnya luas, tingginya sampai tingkat 4, lapangan digabung antara futsal dan basket, kantin memanjang dari depan ke arah lapangan di dalam. Meskipun luas, masjidnya kecil gan. Antara tempat pria dan wanita tak ada hijab, para lelaki ambil wudhu face-to-face dengan wanita, dan hal lain. Saya jadi sempat bingung. Kenapa sekolahnya luas, punya banyak bidang usaha, tetapi masjidnya kecil? Oh iya ada satu lagi, kelasnya belum memakai AC, sehingga hanya mengandalkan angin. Keringatku sempat menetes saat mengerjakan Kemampuan Dasar, tapi Alhamdulillah jatuhnya hanya ke tangan saya bukan lembar jawaban.

Sekian saja, doakan saya ya agar nanti pas pengumuman ada berita baik. Terima kasih. Syukran. Arigatou…

Saya Terperangkap di Luar Rumah

Parah nasib saya. Saya ingin pulang cepat sehingga saya dapat beristirahat dengan tenang. Namun setelah saya sampai rumah, ternyata tak ada siapapun. Saya lantas memberikan SMS pada keluarga saya. Kemudian saya mendapat telepon dari keluarga yang memberitahu saya untuk menunggu dulu. Saya sudah 1 jam menunggu di luar rumah tanpa kepastian kapan bisa masuk ke dalam rumah. Saya tak membawa kunci cadangan, dan keluarga tak memberitahu terlebih dahulu. Aduh galaulah saya 😦

Kelasku Sepi…

Hari Kamis, 8 April 2010. Kelas saya yang masuk sepi. Sekelas sudah berjanji untuk cabut. Kalau saya sih murid rajin jadi tetap masuk. Di kelas saya yang masuk ada 2 orang saja. Ini gambar kelas saya:

UN

Akhirnya UN untuk hari ini selesai juga. Soal yang saya dapat bernomor paket 67. Insya Allah soalnya saya pikir cukup mudah (apabila belajar). Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sayangnya terdapat beberapa soal yang sulit dimengerti. Bahasa yang disampaikan kurang jelas. Begitupun dengan Sosiologi. Alhamdulillah saya mengerjakan semuanya tanpa memakai contekan maupun bocoran. Insya Allah dengan cara yang baik maka hasilnya pun akan baik.

Sebenarnya saya ingin mengupas tentang soal UN tadi. Saya sudah ingin sekali berbagi dan berdiskusi tentang soal UN tadi. Namun karena soalnya tak boleh dibawa pulang karena merupakan rahasia negara, hilanglah kesempatan saya untuk mendiskusikannya di sini.

Cukup sekian dulu, Insya Allah saya dan teman-teman sekalian dapat mengerjakan soal-soal UN selanjutnya dengan baik, teliti dan yang paling penting yaitu usaha sendiri. Terima kasih. Syukran. Arigato. Merci. Atau apapun yang terlintas di pikiran untuk mengekspresikan rasa terima kasih saya.

Update: Saya akan menuliskan berbagai kejadian saat UN di sini juga.

Esoknya, hari Selasa, mata pelajaran yang diujikan adalah Bhs. Inggris. Alhamdulillah materinya tidak terlalu rumit. Tetapi Listening Comphrension nya cukup sulit. Ditambah lagi dengan adanya gambar.

Hari Rabu adalah saat di mana pertarungan sesungguhnya dimulai. Mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika. Pelajaran yang menjadi masalah tersendiri terutama bagi pelajar jurusan IPS. Soal yang saya dapat cukup sulit. Banyak diantara 40 soal yang diujikan saya tak mampu memecahkannya. Insya Allah nilaiku masih mencukupi. Dan ada kejadian lucu saat setelah pulang pada hari Selasa. Untuk belajar, kami berkunjung ke rumah Anugrah Indraji. Saat mencapai waktu dzuhur, kami pergi ke masjidnya. Pulang dari masjidnya kami masih sempat jajan tetapi tiba-tiba hujan. Kami yang panik ingin belajar langsung saja menembus hujan yang masih deras. Sampailah kami di rumah Indra dengan keadaan basah kuyup serta banyak barang yang jatuh di jalan saat berlari. Kepala saya langsung pusing, ditambah lagi terjedot AC yang dipasang terlalu rendah. Pulang dari sana langsung boyo dan tak belajar Matematika.

Hari Kamis, Geografinya susah sekali. Banyak hal yang dipelajari malah ga keluar.

Hari Jumat, sama saja seperti hari sebelumnya. Ekonomi banyak yang mengandung ambigu. Secara keseluruhan ujian kali ini cukup sulit. Tetapi Insya Allah saya mampu mendapat nilai yang memuaskan.

Advertisements